Nurul Ramadhani gadis cantik asal Kecamatan Pallangga Kabupaten Gowa yang dinobatkan sebagai Duta Putri Lingkungan se-Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar) tahun 2019

Gadis Cantik Asal Pallangga Gowa Ini Jadi Duta Lingkungan se-Sulselbar

Senin, 30 September 2019 | 19:26 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Junaid - Gosulsel.com

GOWA, GOSULSEL.COM — Kepeduliannya terhadap penanganan sampah khususnya sampah plastik mengantarkan Nurul Ramadhani gadis cantik asal Kecamatan Pallangga Kabupaten Gowa ini dinobatkan sebagai Duta Putri Lingkungan se-Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar) tahun 2019.

Anak dari pasangan Rusli Saruni ini dinobatkan sebagai Duta Putri Lingkungan Sulawesi Selatan dan Barat setelah berhasil menjadi juara satu Duta Lingkungan Sulawesi Selatan Barat 2019 yang diselenggarakan oleh Bamboo Management di Mall PiPo Makassar.

muhammad-ismak

Nurul Ramadhani, Duta Putri Lingkungan se-Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar) tahun 2019

Kepada Gosulsel.com, Nunu sapaan akrab Nurul Ramadhani mengungkapkan bahwa keikutsertaannya dalam ajang Duta Lingkungan tersebut karena merasa prihatin melihat Indonesia sebagai salah satu negara penyumbang sampah plastik terbesar di dunia. 

Bahkan anak sulung dari tiga bersaudara ini menyebutkan bahwa saat Indonesia berada di urutan kedua sebagai negara pernyumbang sampah plastik terbesar di dunia.

“Awalnya ikut itu karena melihat bahwa sekarang faktanya Indonesia menempati urutan kedua di dunia penyumbang sampah plastik terbanyak. Dan dari situ saya merasa perlunya ada penanganan untuk masalah ini. Bersamaaan dengan itu sedang terbuka Pendaftaran Duta Lingkungan SulselBar yang diselenggarakan oleh Yayasan sahabat Bamboo Indonesia,” ujar Nunu. 

Lanjutnya, sebagai Duta Lingkungan, Nunu yang juga sebagai salah seorang mahasiswi di Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam konsentrasi Kesejahteraan sosial (PMI/Kessos) di Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar ini mulai mengkampanyekan pengurangan sampah plastik. 

Hal tersebut ia mulai dari dirinya sendiri di kehidupan sehari-hari baik di lingkungan masyarakat maupun lingkungan kampus. Gadis yang hobi Menulis cerpen dan sajak ini setiap harinya mebawa tumbler minuman dan sedotan stainless. 

“Jadi lah saya berusaha meminimalisir penggunaan plastik dimulai dari diri saya sendiri, mulai bawa tumbler minum dan sedotan stainless,” ujarnya.

Sebagai Duta Lingkungan, Nunu juga mengajak masyarakat untuk mengurangi penggunaan sampah plastik khususnya di kehidupan sehari-hari. Seperti penggunaan tumbler air minum, penggunaan sedotan stainless atau sedotan bambu untuk mengurangi sedotan plastik, penggunaan kantong belanja plastik dengan membawa kantong belanja sendiri dari rumah yang dapat diterapkan untuk ibu rumah tangga.

“Saya rasa dimulai dari hal-hal kecil ini namun menjadi rutinitas akan dapat membawa pengaruh yang cukup besar dalam meminimalisir sampah plastik,” lanjut gadis kelahiran Sungguminasa, 24 Desember 1998 ini.

Sementara itu, dimintai tanggapannya terkait pembagian tumbler yang dilakukan Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan, kepada  seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Kabupaten Gowa, Nunu mengaku sangat mengapresiasi hal tersebut. Menurutnya, apa yang dilakukan oleh orang nomor satu di Gowa tersebut merupakan upaya untuk mengurangi sampah plastik.

“Saya pribadi sangat mengapresiasi apa yang dilakukan oleh beliau, karena itu merupakan salah satu upaya untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai yang dihasilkan melalui botol plastik. Dengan menggunakan tumbler akan meminimalisir jumlah penggunaan botol plastik. Dan ini salah satu upaya yang dapat menjadi contoh bagi masyarakat,” ungkapnya.(*)


Duta
Nurul Ramadhani gadis cantik asal Kecamatan Pallangga Kabupaten Gowa yang dinobatkan sebagai Duta Putri Lingkungan se-Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar) tahun 2019

LIHAT JUGA