Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Sinjai, Satria Ramli
#

Dinilai Tidak Adil, Ketua KNPI Sinjai Minta Perbup Beasiswa Mahasiswa Direvisi

Rabu, 02 Oktober 2019 | 14:27 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Kontributor: Izhar - Gosulsel.com

SINJAI, GOSULSEL.COM — Program pemberian bantuan beasiswa oleh pemerintah daerah melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Sinjai dinilai masih tidak maksimal dan cenderung pilih kasih.

Hal ini diutarakan langsung oleh Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Sinjai Satria Ramli menanggapi banyaknya mahasiswa yang mengeluhkan program ini, Rabu (2/10/2019).

Meski dirinya tidak menampik jika program Pemda ini sangat membantu mahasiswa utamanya bantuan beasiswa penyelesaian studi.

“Kami meminta agar Peraturan Bupati Nomor 33 tahun 2019, tentang pemberian beasiswa dan bantuan pendidikan mahasiswa berprestasi itu direvisi, terkhusus pada kriteria akreditasi ‘B’ menjadi seharusnya terakreditasi saja,”katanya.

Menurutnya, dengan melihat contohnya perguruan tinggi di Kabupaten Sinjai masih banyak jurusan/fakultas yang tidak terakreditasi B, namun sudah standar terakreditasi.

“Agar mahasiswa kita dapat mempunyai kesempatan menerima beasiswa penyelesaian studi dari pemerintah,” bebernya.

Program pemberian beasiswa berprestasi Pemda Sinjai diperuntukkan bagi jenjang Strata Satu (S1), Magister (S2) dan Program Doktor (S3), merupakan visi misi Bupati dan Wakil Bupati Sinjai Andi Seto Gadhista Asapa-Hj Andi Kartini Ottong periode 2018-2023.

Sesuai dengan misi yang dijabarkan dalam meningkatkan kecerdasan dan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang berlandaskan iman dan taqwa.

Kriteria pemberian beasiswa dan bantuan mahasiswa berprestasi tersebut kata dia, dikategorikan dalam beberapa bidang, diantaranya berprestasi di bidang akademik, olahraga, keagamaan, motivasi ilmu pengetahuan dan teknologi, kepemimpinan dan kreativitas, kelangkaan profesi, serta utusan daerah.

Saat ini program ini sudah berjalan, dan dalam tahap penyaringan berkas.(*)


BACA JUGA