Anggota Manggala Agni Daops Gowa bersama tim kesehatan dari Puskesmas Parangloe saat melakukan penyemprotan disinfektan dalam rangkan mengantisipasi penyebaran virus Corona di SMP Negeri 1 Parangloe, Rabu, 1 April 2020.

Terlibat Penyemprotan Disinfektan, Manggala Agni Gowa Turunkan Mobil Tangki Kapasitas 5000 Liter

Rabu, 01 April 2020 | 15:22 Wita - Editor: Dilla Bahar - Reporter: Rusli - GoCakrawala

GOWA, GOSULSEL.COM-Penyemprotan disinfektan untuk antisipasi penyebaran virus Corona di Kabupaten Gowa dilaksanakan secara serentak. Rabu, (1/4/2020)

Kegiatan penyemprotan disinfektan itu melibatkan tim gabungan instansi, termasuk di dalamnya Manggala Agni Gowa Kementerian Kehutanan Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI.

Kepala Daops Manggala Agni Gowa, Ishak Andi Kunna menuturkan, dalam penyemprotan ini, pihaknya menurunkan mobil tangki berkapasitas lima ribu liter plus 30 anggota yang dibagi dalam dua regu.

Masing-masing regu beranggotakan 15 orang. Satu regu bergabung dengan BPBD kabupaten. Satu regu di kecamatan.



“Semua anggota yang kita turunkan lengkap dengan alat pelindung diri (APD). Antara lain alat semprot, jet shooter serta mobil tangki kapasitas lima ribu liter,” ujar Ishak Andi Kunna kepada Go Cakrawala disela-sela penyemprotan disinfektan di SMP Negeri 1 Parangloe.

Ia mengatakan, keterlibatan pihaknya dalam penyemprotan disinfektan merupakan arahan Balai Pengendalian Perubahan Iklim Wilayah Sulawesi Kementerian LKHK RI dalam mengantisipasi penyebaran virus asal Wuhan itu.

Bersama anggota tim gabungan lainnya, Manggala Agni Gowa melakukan penyemprotan disinfektan pada lokasi yang dianggap berpotensi terpapar virus Corona atau Covid-19.

Baik itu fasilitas umum, fasilitas sosial, rumah ibadah, serta rumah penduduk. Kegiatan penyemprotan disinfektan diawali di di gedung sekolah. Yaitu SMA Negeri 6 Gowa dan SMP Negeri 1 Parangloe. Kemudian lanjut ke pasar dan masjid.

“Untuk Kecamatan Parangloe, total cairan disinfektan kita siapkan 600 liter. Alat semprot 5 unit dengan isi per unit 19 liter,” sebut Ishak Andi Kunnu.

Kepala SMP Negeri 1 Parangloe, Hj Ummiyati menyatakan bersyukur atas upaya pemerintah melakukan penyemprotan disinfektan demi mengantisipasi penyebaran virus Corona.

“Semoga virus Corona ini cepat berlalu,” ungkap dia.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Gowa, H Mundoaf mengatakan, cairan disinfektan yang disiapkan untuk penyemprotan di Parangloe sekira 90 liter. Stok 90 liter itu, kata dia, dianggap cukup untuk menyemprot kantor, sekolah, pasar dan rumah ibadah. (*)


BACA JUGA