Iqbal Suhaeb saat ditemui di Ruang Rapat Sipakatau Lantai 2 Balai Kota Makassar, Rabu (13/05/2020).

Jabatannya Berakhir, Iqbal Suhaeb Ingatkan Pj Baru Soal Netralitas Pilkada

Kamis, 14 Mei 2020 | 08:35 Wita - Editor: Dilla Bahar - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM – Sudah satu tahun Iqbal Suhaeb menjabat sebagai Penjabat (Pj) Wali Kota Makassar. Kini posisinya digantikan oleh Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda) Sulsel, Yusran Jusuf.

Dilantiknya Yusran Jusuf menjadi Pj Wali Kota Makassar yang baru, Iqbal Suhaeb mengingatkan bahwa pentingnya menjaga netralitas dalam politik. Terkhusus ketika Pemilihan Kepada Daerah (Pilkada) berlangsung nantinya.

“Semoga bisa menjalankan politik di kota Makassar. Terutama yang paling penting seperti yang disampaikan Gubernur (Nurdin Abdullah) tadi politik netralitas supaya Pilkada berjalan dengan aman,” pesannya saat ditemui usai Pelantikan Pj Wali Kota Makassar, Rabu (13/05/2020).

Berakhirnya dirinya sebagai Pj Wali Kota Makassar, ia mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukungnya selama ini. Menurutnya, kritikan yang didapatnya sejak menjabat membuat ia harus memperbaiki kinerjanya.



“Terima kasih kepada orang per orang baik itu kalangan media, birokrat dari swasta termasuk dari keluarga juga semua itu sudah mendukung dan selama ini tidak ada yang membuat saya hard feeling yang membuat saya harus dendam,” lanjutnya.

“Termasuk yang mengkritik saya, saya ucapkan terima kasih karena yang mengkritik itu memperlihatkan kita punya kelemahan kita kekurangan itu saya ucapkan terima kasih,” katanya.

Selama menjabat, Mantan Kasatpol PP Sulsel ini mengaku waktunya bersama keluarga berkurang. Sebab, banyak tanggung jawab yang mesti dikerjakan. Namun, kini ia ingin meluangkan waktu lebih banyak dengan keluarga selepas menanggalkan jabatannya.

“Suka duka cita hampir sih tidak ada duka, dukanya cuman satu aja karena waktu untuk keluarga berkurang. Hampir semua suka lah. Secara umum hampir semua suka. Duka jarang kumpul sama keluarga sekarang saya bisa,” ceritanya. (*)


BACA JUGA