Pj Wali Kota Makassar, Yusran Jusuf didamping oleh Humas IDI Makassar, dr Wachyudi Muchsin di Kantor IDI Makassar, Kamis (21/5/2020)

Gandeng IDI Makassar, Pemkot Makassar Genjot Tes Covid-19 Melalui TCM

Kamis, 21 Mei 2020 | 19:52 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar terus berupaya membebaskan kota ini dari wabah virus Covid-19. Salah satu langkahnya ialah menggandeng IDI (Ikatan Dokter Indonesia) Makassar untuk menyusun sejumlah strategi memutus mata rantai penyebarannya.

Hal ini terungkap saat Penjabat (Pj) Wali Kota Makassar, Yusran Jusuf didampingi Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Makassar, Naisyah Tun Azikin saat mengunjungi kantor IDI Makassar, Kamis (21/5/2020). 

Mereka diterima Sekretaris IDI Kota Makassar, dr Nur ashari, Humas IDI Kota Makassar, dr Wachyudi Muchsin, Ketua Satgas IDI Kota Makassar, dr Muhammad Sakti Sp.OT, Sekretaris Satgas dr Mauji Iswanti.

Kemudian hadir pula Ketua Lembaga Riset PB IDI dr Marhaen Hardjo, Team Satgas, dr Irwan Gunawan, dr Syarif, dr Dhedi, dr Nurrahmansyah, dr Apri, dr Muhammad Phetrus Johan, dan dr Ervina.



Dalam pertemuannya, Yusran mengungkapkan sejumlah rencana yang akan dilakukan pihaknya. Diantaranya, gerakan edukasi ke masyarakat sehingga protokol kesehatan bisa menjadi budaya di tengah warga Kota Makassar.

“Konsen kita saat ini adalah edukasi. Bagaimana warga bisa memahami seperti apa virus ini dan bagaimana pencegahannya. Olehnya itu, bersama IDI, kami telah membuat strategi bersama untuk turun langsung ke masyarakat memberikan edukasi,” pungkasnya. 

Saat ini, pencegahan Covid-19 melalui rapid test dan swab terus di massifkan. Termasuk  menggandeng IDI dalam upaya melakukan deteksi penyebaran virus. 

“IDI tempatnya para tenaga medis. Mereka lebih paham bagaimana semestinya penanganan yang di lakukan. Nah ternyata ada TCM (Tes Cepat Molekuler) yang bisa di terapkan dengan tingkat keakuratan dan ketepatan waktunya yang akan sangat membantu memutus penyebaran virus ini,” ujarnya.

Kabarnya, pemerintah pusat telah mengirimkan 1.500 cartridge untuk pemeriksaan TCM ke seluruh daerah. Kota Makassar juga akan bersiap menerapkan tes ini di seluruh Rumah Sakit, Puskesmas dan beberapa ruang publik lainnya.

Satgas IDI Kota Makassar, dr Muhammad sakti mengatakan tes TCM ini sangat baik diterapkan. Sebab, memudahkan tenaga medis dalam mendeteksi warga yang terpapar virus tidak perlu waktu lama.

“Rencana kehadiran alat TCM di Makassar tentu menjadi kabar baik. Tenaga medis dapat bekerja lebih optimal dan pemerintah dapat segera bertindak cepat untuk penangananya dan pasti akan dikenakan hukuman bagi siapa saja masyarakat mencoba melanggar aturan penanganan Covid-19,” imbuhnya.

Sementara itu, dr Wachyudi Muchsin memberi apresiasi kepada Pemkot Makassar yang mengajak IDI Makassar terlibat dalam penanganan virus corona. Ia pun berharap dengan adanya kolaborasi antara Pemkot Makassar dan IDI Makassar kondisi dapat segera kondusif. 

“Kesehatan masyarakat terjaga dan roda perekonomian bisa kembali berjalan normal tentunya dengan aturan protap kesehatan yang ketat seperti memakai masker, jaga jarak dan cuci tangan sesering mungkin. Apalagi Pemkot memberikan hukuman berat bagi masyarakat yang tidak mematuhi protap kesehatan Covid-19,” ujarnya.(*)


BACA JUGA