Aliansi masyarakat Desa Anrihu turun menyuarakan aspirasinya di Kantor DPRD Bulukumba tersebut lantaran mereka tidak terima hasil mediasi di kantor camat, Selasa (2/6/2020) kemarin
#

Tak Puas Hasil Mediasi, Pemuda Anrihua Bersama Emak-emak Seruduk Kantor DPRD

Jumat, 05 Juni 2020 | 20:45 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Khaerul Fadli - Gosulsel.com

BULUKUMBA, GOSULSEL.COM — Aliansi masyarakat Desa Anrihu kembali turun menyuarakan aspirasinya lantaran mengnganggap pemerintah di Desanya tidak adil dan tidak transparan dalam mengelola angagaran penanganan Covid-19 di Desanya.

Aksi lanjutan yang mereka gelar di Kantor DPRD Bulukumba tersebut lantaran mereka tidak terima hasil mediasi di kantor camat, Selasa (2/6/2020) kemarin.

Almuhajir selalu koordinator aksi menganggap bahwa pak camat selaku pemerintah kecamatan tidak pro terhadap masyarakat lantaran mereka menduga bahwa pak camat tidak menjadi penengah, melainkan camat malah memihak ke Kepala Desa Anrihua.

“Kita tidak terima mediasi tersebut karena tidak sesuai harapan, harapan kami. Harusnya pemerintah menjadi penengah, bukan malah pro ke pemdesnya”, kata Almuhajir saat dimintai keterangannya di depan Kantor DPRD Bulukumba, Jumat (5/6/2020).



Sementara kata Asrul yang juga asli dari pemuda Desa Anrihua, dirinya menganggap bahwa di Desa Anrihua hampir tidak ada lagi keadilan. Dia juga meminta wakil rakyat yang berkantor di DPRD Bulukumba untuk kiranya dapat melihat masyarakatnya yang sedang tertindas dengan ketidakadilan pemerintah Desa.

“Hari ini kami hadir disini temui wakil rakyat kami hanya untuk menuntut keadilan, khususnya di Desa kami. Desa Anrihua,” kata Asrul dalam orasinya.

Dalam aksi tersebut, turut dihadiri dengan sekelompok emak-emak dan ikut angkat bicara melalui megaphonenya. Dirinya menyampaikan, bahwa ia termasuk penerima BLT hanya saja yang ia terima hanya sebesar Rp500.000 dari yang seharusnya sebanyak Rp600.000

Andi Hamzah Pangki dalam penerimaan massa aksi masyarakat Desa Anrihua menyatakan, bahwa ia akan tindak lanjuti aspirasi masyarakat akan melakukan dengan melakukan RDP dan mengundang pihak Inspektorat, Dinas PMD, Bagian Hukum, Bagian Pemerintahan, Camat Kindang dan erwakilan masyarakat Desa Anrihua.

“Ini perlu di tindak lanjuti, saya atas nama ketua Fraksi Partai Golkar siap mundur jadi ketua Fraksi jika tidak saya tindaklanjuti ini persoalan,” kata Andi Hamzah Pangki dihadapkan massa yang hadir dalam ruang Aspirasi DPRD Bulukumba.(*)


BACA JUGA