Kapolda Sulsel, Mas Guntur Laupe saat menghadiri konferensi pers IDI Makassar di Kantor IDI Makassar, Senin (8/6/2020)

Ramai Keluarga Bawa Kabur Jenazah Covid-19, Kapolda Sulsel: di Luar Prediksi

Senin, 08 Juni 2020 | 18:49 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Di Makassar, telah marak kasus jenazah Corona atau Covid-19 yang dibawa kabur oleh keluarga dari RS. Kepala Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan (Sulsel), Irjen Pol Mas Guntur Laupe angkat bicara.

Meski telah ditempatkan aparat kepolisian di setiap RS penyangga atau rujukan untuk pasien Corona, akan tetapi ia tak menyangka jika masih ada celah bagi keluarga bertindak. Pihak keluarga rupanya kerap membawa kabur jenazah saat tengah malam.

“Kondisi saat ini menerima pasien Covid-19 memang saat ini sudah ada tapi masih kurang, di luar prediksi karena datang tengah malam dan termasuk keamanan di RS sendiri,” ujarnya saat konferensi pers IDI Makassar, Senin (8/6/2020).

Dari kasus tersebut, ia pun menegaskan akan menambah personil untuk menjaga ketat setiap RS penyangga dan rujukan pasien Corona. Sehingga, kasus ini tak terjadi lagi.  



“Insha Allah kami akan pertegas dengan menambah personel,” pria asal Parepare ini. 

Adapun kasus yang telah terjadi, kata Guntur, saat ini pihaknya telah mendalami terkait siapa saja yang terlibat didalamnya. Pidana menanti bagi pelaku, meskipun memang terbukti bahwa keluarganya sendiri yang melakukan.

“Mohon pelaku memang saat ini dalam mendalami pelaku siapa provokasi korban, adakah orang lain atau keluarga dikenakan UUD walaupun itu keluarga sendiri,” tegasnya.

Untuk diketahui, sudah banyak keluarga yang membawa kabur atau memulangkan dengan paksa jenazah Covid-19. Seperti yang terjadi di RSUD Labuang Baji dan RS Stella Maris.(*)


BACA JUGA