Humas IDI Kota Makassar, dr Wachyudi Muchsin.

IDI Makassar Kecam Aksi Penjaminan Jenazah Covid-19 di RSU Daya

Jumat, 03 Juli 2020 | 21:06 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Makassar mengecam aksi penjaminan jenazah Covid-19 yang terjadi di Rumah Sakit Umum (RSU) Daya. Apalagi, salah seorang legislator terlibat aksi tersebut.

Hubungan Masyarakat (Humas) IDI Makassar, dr Wachyudi Muchsin mendesak agar pihak kepolisian untuk menyelidiki kasus tersebut. Menurutnya, tindakan tersebut sangat tidak dibenarkan dan menyalahi protokol Covid-19.

“Itu kesalahan fatal dan kami meminta kepolisian mengusut itu. Tidak seorang pun yang punya kekuasaan dan berhak untuk itu,” katanya saat dihubungi, Jumat (3/7/2020).

Pria yang akrab disapa Dokter Koboi ini juga mengatakan, bahwa tidak seharusnya Dirut RSU Daya yang diberikan sanksi lantaran kesalahan administrasi. Melainkan legislator tersebut juga diberi sanksi.



“Bukan hanya Dirut RSUD Daya karena ini memberi preseden buruk kepada masyarakat,” sambungnya.

Apalagi, kata dia, berdasarkan pemeriksaan hasil swab, jenazah pasien Covid-19 tersebut positif. Dampaknya berbahaya apabila ketahuan ada yang tertular virus ini.

 “Jangan sampai menjadi bencana karena kekonyolan,” lanjut alumnus Fakultas Kedokteran (FK) UMI ini. 

Di tengah pandemi seperti ini, Wachyudi mengingatkan, seharusnya semua pihak mengikuti prosedur dan imbauan pemerintah. Bukan justru membuat aturan baru.

“Dia menyalahi aturan, kami minta orang seperti ini diterbitkan,” pungkasnya.(*)


BACA JUGA