Anggota DPRD Kota Makassar dari Fraksi Partai Golkar, Andi Nurhaldin

Dinahkodai Nurhaldin, Tim 16 IMUN Bergerak Massif Menangkan None-Zunnun

Minggu, 30 Agustus 2020 | 22:13 Wita - Editor: Dilla Bahar - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM – Koordinator Tim 16 IMUN, Nurhaldin NH menyatakan jika pihaknya bersiap bergerak massif. Usungannya di Pilwalkot Makassar, yakni Irman ‘None’ Yasin Limpo dan Andi Zunnun NH harus menang di Pilwalkot Makassar 2020. 

Tim 16 yang diisi oleh Legislator gabungan tiga Fraksi di DPRD Makassar yakni, Golkar, PAN dan PKS telah menyatukan persepsi dan visi misi masing-masing kepala. Agar bergerak di wilayah basis pemenangannya masing-masing.

“Tim ini diinisiasi oleh Wahab Tahir, karena kebiasaan beliau berkumpul di meja makan. Menyatukan persepsi, visi misi. Tim 16 ini akan bekerja di dapilnya masing mengakomodir suara masyarakat demi memenangkan pasangan None-Zunnun,” ungkap Andi Nurhaldin saat ditemui di Kantor DPW PKS, Sabtu (29/08/2020).

Dengan kesepahaman tersebut, ditargetkan pekan depan, para Anggota DPRD dari Fraksi partai pengusung akan membuat posko pemenangan di luar kantor DPRD Makassar. Hal itu karena mereka tidak mau menodai lembaga DPRD sebagai politik praktis.



“Insha Allah kita bergerak massif, seluruh anggota dewan dari Fraksi partai pengusung akan membentuk posko kemenangan di Dapilnya masing-masing dengan segala kreativitas tanpa menyalahi protokol Covid-19,” tegas Nurhaldin.

Di samping itu, Wakil Ketua DPRD Kota Makassar ini membeberkan segala sesuatu yang berkaitan dengan teknis kampanye sudah dirampungkan. Begitu pun dengan tim siber yang bergerak di jagat maya.

Ia juga mengaku nantinya alat peraga kampanye berupa baliho, spanduk maupun reklame IMUN tak akan banyak berseliweran di ruang-ruang publik. Strategi baru akan lebih dikedepankan.

“Tim medsos sudah rampung. Strategi kampanye sudah selesai. Buat apa menang di lapangan, tapi hati masyarakat tidak didapat. Biarkan orang berpikir kita under dog,” tukasnya.

Tak hanya itu, secara pribadi, terang Nurhaldin, None juga telah membentuk 3.000 relawan militan yang akan bergerak dimana satu orang akan mengakomodir 20 orang calon pemilih. Artinya strategi ketuk pintu atau door to door akan di massifkan. (*)


BACA JUGA