Pj Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin saat berbincang bersama Kajari Makassar, Andi Sundari di Biringkanaya, Senin (14/9/2020)

Tunjuk Biringkanaya Sebagai Mitra Binaan, Rudy Apresiasi Kajari Makassar

Selasa, 15 September 2020 | 14:32 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Langkah-langkah kongrit Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar untuk memulihkan ekonomi masyarakat terus dilakukan. Bersamaan dengan pemulihan kesehatan di masa pandemi Covid-19.

Langkah pemulihan ekonomi diambil Pemkot Makassar bekerja sama Kejaksaan Tinggi Negeri (Kajari) Makassar. Keduanya melakukan launching di Kecamatan Biringkanaya sebagai mitra binaan Kejaksaan Negeri Makassar.

Kepala Kejari Makassar, Andi Sundari mengatakan peresmian Kecamatan Biringkanaya sebagai mitra binaan Kajari Makassar berdasarkan petunjuk dan arahan dari Pimpinan Kejaksaan Agung. Ini sebagai langkah mendukung pemerintah dalam Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) di tengah kondisi pendemi Covid-19. 

Saat ini pemerintah pusat melalui lembaga perbankan sedang menyiapkan Dana bantuan bunga rendah. Diperuntukkan bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebesar Rp35,2 triliun. 



“Saat ini pihak kejaksaan melakukan pengumpulan data data dari Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi UMKM untuk mendapatkan bantuan Modal usaha dari Perbankan. 10 UKM telah di rekomendasikan diajukan validasi dan verifikasi untuk mendapatkan bantuan. Hal ini di sambut baik oleh BRI dan BJB untuk bisa bekerja sama merealisasikan program ini,” ujarnya.

Menurutnya setelah ini terlaksana dengan baik pihak kajari Makassar akan terus melakukan pendampingan sehingga dapat meminimalisir penyimpangan penyaluran Modal usaha tersebut.

“Kita terus memfasilitasi dan mendorong koperasi dan UKM untuk mendapat bantuan juga memberikan pengawasan, penyuluhan dan penerangan hukum sehingga dalam realisasi pelaksanaan tidak terjadi adanya penyimpangan,” jelas Prof Rudy di Kampung Nelayan Untia Biringkanaya, Senin (14/9/2020).

Sementara itu Rudy Djamaluddin mengatakan saat ini Makassar menghadapi dua kondisi darurat yang harus segera diselesaikan pertama. Ialah menjaga kesehatan masyarakat terhadap potensi penularan Covid-19 dan yang kedua adalah masalah ekonomi yang  harus di selesaikan secara simultan.

“Momentum ini sangat tepat di samping melaksanakan penanganan wabah Covid-19 harus dibarengi langkah langkah strategis pemulihan ekonom.Kita harap stimulan perbaikan ekonomi bisa tepat sasaran sesuai regulasi yang ada,” terang Rudy.(*)


BACA JUGA