Aksi Tolak Omnibus Law Ricuh, Polisi dan Satpol PP Terekam Pukuli Pendemo di Maros

Kamis, 08 Oktober 2020 | 23:08 Wita - Editor: adyn - Reporter: Muhammad Yusuf - GoSulsel.com

Maros, Gosulsel.com – Aksi demonstrasi penolakan pengesahan undang-undang (uu) cipta kerja atau Omnibus Law di Kabupaten Maros berbuntut ricuh. Aksi tersebut berlangsung di depan gedung DPRD Kabupaten Maros, jalan Lanto Dg Pasewang.

Dalam aksi demo ratusan mahasiswa itu terekam sejumlah oknum Polisi dan Satpol PP Maros melakukan tindakan represif kepada mahasiswa. Dalam vidio pendek tersebut terlihat mahasiswa tengah diseret dan dipukuli.

Sebelumnya, mahasiswa dan aparat keamanan bentrok didepan gerbang masuk gedung DPRD Maros, aksi saling dorong dan adu jotos pun tak terhindarkan antara kedua belah pihak.

Usai saling dorong dan adu jotos pihak Kepolisian pun memukul mundur ratusan massa aksi hingga ke Plaza. Sebagian, massa berhamburan kedalam pekarangan Mesjid Agung Maros. Polisi juga sempat ingin meringkus massa aksi yang berhamburan kedalam Mesjid Agung namun dihalangi oleh jamaah yang hendak melaksanakan sholat Ashar.




BACA JUGA