Potongan video yang merekam padatnya penumpang Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Rabu (28/10/2020)

Bandara Sultan Hasanuddin Padat Penumpang, Angkasa Pura Bilang Begini

Kamis, 29 Oktober 2020 | 12:50 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Bandara Internasional Sultan Hasanuddin tengah dipadati oleh penumpang yang akan bepergian ke luar Makassar. Hal itu disebabkan lantaran libur panjang yang dimulai pada 28 hingga 30 Oktober nanti.

Kepadatan penumpang diketahui terekam dalam sebuah video yang diunggah oleh akun Instagram Official Makassar Info. Dalam video itu, mereka memadati pintu keberangkatan. Ada yang duduk dan berdiri. 

Kerumunan juga membuat mereka tak menerapkan physical distancing. Padahal, instruksi pemerintah dalam mencegah penyebaran Covid-19, masyakarat diminta untuk tetap menjaga jarak.

Tanggapan datang dari Stakeholder Relation Manager Angkasa Pura I (AP1) Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Iwan Risdianto. Ia tak menampik jika terjadi lonjakan penumpang karena adanya liburan. 



Bahkan, ia mengaku jika jumlah penumpang mulai meningkat 19 persen sejak Sabtu (24/10/2020) dengan jumlah penumpang 18.576 orang. Lalu di hari Minggu (25/10/2020) sebanyak 22.037 orang. Dan terus bertambah hingga hari ini.

“Memang padat dan sangat ramai, hal ini disebabkan dimulainya libur panjang nasional sehingga menjadi momen berharga bagi pekerja yang jauh dari keluarga untuk pulang ke rumah,” jelas Iwan saat dihubungi, Rabu (28/10/2020).

“Hari Sabtu dan Minggu kemarin mas,” sambungnya. 

Kendati demikian, ia menegaskan bahwa pihaknya tetap melakukan pengawasan terhadap penumpang. Mereka, kata Iwan, tetap diimbau untuk selalu menerapkan protokol kesehatan selama di bandara.

“Pihak AP I tetap mengimbau kepada seluruh penguna jasa dan penumpang untuk tetap mentaati aturan pemerintah yakni pakai masker, jaga jarak dan sering cuci tangan,” katanya.

Terakhir, Iwan juga mengungkapkan bahwa petugas TNI dan KKP telah diturunkan untuk membantu pihaknya. Agar pengawasan lebih ketat lagi sehingga resiko penyebaran Covid-19 dapat dicegah.

“Di samping itu, pihak AP1 juga bekerja sama dengan TNI untuk membantu mengantisipasi lonjakan penumpang. Dan untuk memberikan rasa aman dan nyaman selama pengguna jasa ada di bandara,” tutupnya.(*)


BACA JUGA