Seorang yang disebut merupakan WR 3 UPRI diduga berlaku kasar ke salah satu jurnalis di depan kampus UPRI, Kamis (10/12/2020)

Pejabat UPRI Berlaku Kasar ke Jurnalis, Sampai Lindas Kaki

Kamis, 10 Desember 2020 | 16:46 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Malang nasib salah satu jurnalis media daring di Makassar, Ilham. Ia mendapat perilaku yang tidak menyenangkan dari salah satu Wakil Rektor 3 (WR 3) UPRI pada siang tadi, Rabu (10/12/2020).

Kejadian terjadi di depan UPRI, Jalan Bawakaraeng, Makassar sekitar pukul 11.20 WITA. Saat itu, Ilham memarkir kendaraannya lantaran hendak memeriksa pesan di aplikasi WhatsApp.

Ia menjelaskan bahwa saat kejadian, mobil tersebut terus menyerbu Ilham dengan klakson mobilnya. Namun, dirinya mengisyaratkan agar mobil tersebut masuk ke area perkir dalam kampus. 

“Saya hendak ke Balai Kota untuk meliput, saya berhenti untuk membuka WhatsApp, tiba-tiba ada mobil klakson dari belakang, saya balik melihat ada seorang lelaki di atas mobil mengisyaratkan saya untuk pindah karena mau parkir di tempat tersebut,” jelas Ilham.



Namun, mobil tersebut semakin memepet Ilham. Dan ban mobil belakang sempat menginjak kakinya.

“Jadi saya tanyakan apa maksud bapak (WR 3 UPRI) hampir menabrak bahkan injak kaki, dia lalu turun dan berdebat. Dia bilang, saya biasa parkir di sini, saya yang punya kampus, kantorku ini,” lantangnya dengan arogan menceritakan.

Ia juga menjelaskan walaupun pejabat itu berkantor di UPRI tetapi seharusnya tak boleh memarkir di tempat tersebut. Sebab, termasuk badan jalan.

Seketika, tiba-tiba datang tiga orang satu dari satpam di UPRI dan dua orang yang mengaku media dari Gerbang Timur. Ketiga orang tersebut seakan mendesak Ilham. Salah satu dari mereka ada yang meminta Ilham untuk menunjukkan kartu identitasnya. 

Setelah melihat identitas Ilham, mereka kemudian kembali menanyakan surat izin peliputan. Di mana, jika telah memiliki ID Card berarti tak perlu lagi memiliki surat bertugas.

“Saya acuhkan, karena saya pikir ID card wartawan kan bisa berfungsi sebagai surat tugas atau tanda pengenal dalam mencari informasi, adapun surat tugas diperlukan ketika ada peliputan khusus atau hal yang mendesak,” tegas Ilham.

Setelah memperlihatkan identitasnya, pria yang mengaku WR 3 UPRI Makassar itu langsung masuk ke dalam kampusnya. Akibat kejadian tersebut, Ilham mendapatkan luka gores pada jari telunjuk sebelah kanan, dan menderita memar pada kaki kanan. 

Belum ada konfirmasi dari pihak kampus hingga berita ini diterbitkan. Jurnalis masih berusaha menghubungi pihak kampus.(*)


BACA JUGA