Humas IDI Kota Makassar, dr Wachyudi Muchsin.

Covid-19 Bermutasi, Dokter Koboi Serukan Disiplin 3M dan Jalani Vaksinasi

Minggu, 14 Maret 2021 | 20:46 Wita - Editor: Dilla Bahar - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM – Sudah setahun sejak 3 Maret, Indonesia terkhusus Makassar dilanda pandemi Covid-19. Tercatat sudah ada 1.341.314 kasus konfirmasi positif dengan kasus aktif sebanyak 153.074 pada 2 Maret 2021.

 

Sementara itu, total sebanyak 1.151.915 pasien tercatat sembuh. Sedangkan 36.325 kasus meninggal dunia.

 

Humas IDI Cabang Kota Makassar, dr Wachyudi Muchsin menyebut bahwa tingginya kasus Covid-19 di Indonesia, menepati urutan pertama di Asia Tenggara. Ini jika jumlah kasus positif diakumulasikan.

 

“Di seluruh Asia, Indonesia menduduki peringkat ke-4 di bawah India, Turki, dan Iran,” ujar pria yang akrab disapa Dokter Koboi ini.

 

Belum lagi, virus Covid-19 ini sudah bermutasi. Varian baru yang diberi nama B117 ini sudah menyebar luas di beberapa negara. Bahkan sudah masuk di Indonesia.

 

Dokter Koboi menilai upaya pembatasan yang telah dilakukan belum membuahkan hasil yang signifikan. Vaksinasi Covid-19 pun menjadi salah satu jalan yang bisa diharapkan. Sehingga, mampu menekan angka positif rate dan kasus terkendali.

 

“Kita bicara fakta di mana positive rate 18 persen di Indonesia artinya 10 orang dilakukan testing swab/PCR akan ada 3 orang positif, standar WHIO hanya 5 persen,” sambung Yudi.

 

Selain itu, ia menyerukan agar masyakarat bisa tetap menerapkan 3M, yakni memakai masker, mencuci tangan, dan menjagak jarak dengan menghindari kerumunan. Juga mendukung upaya pemerintah dalam penanganan Covid-19.

 

“Kuncinya hidup sehat dengan penerapan secara ketat 3M plus lakukan vaksin. Ini agar kita terhindar dari paparan virus mematikan ini,” tutup Dokter Koboi. (*)


BACA JUGA