Ketua IDI Makassar, dr Siswanto Wahab

IDI Makassar Minta Pemerintah Vaksin Guru dan Siswa Sebelum Buka Sekolah

Sabtu, 20 Maret 2021 | 20:30 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — IDI Makassar berharap pembukaan tatap muka harus di pertimbangankan secara matang. Apalagi, sekolah menjadi tempat yang rawan penularan Covid-19.

Pihaknya ingin pemerintah menyuntik vaksin Covid-19 untuk seluruh guru dan siswa terlebih dahulu. Setelah itu, belajar tatap muka di sekolah bisa digelar.

“Siapa yang mau bertanggung jawab jika anak-anak kena Covid-19. Apalagi meninggal karena Covid-19,” ujar Ketua IDI Makassar, dr Siswanto Wahab, Sabtu (20/03/2021).

“Idealnya semestinya guru dan peserta didik harus selesai divaksin baru boleh di kaji soal pembukaan tatap muka langsung,” sambungnya.

Pria yang akrab disapa Anto ini menegaskan bahwa pihaknya tidak akan setuju apabila pemerintah gegabah dalam mengambil keputusan. Seperti masih ada guru atau siswa yang belum disuntik.

“Jika belum IDI Makassar tidak menyetujui kegiatan tatap muka digelar baik secara terbatas atau tidak,” tegasnya.

Menurutnya, pembukaan sekolah harus mempertimbangkan segala aspek. Sebab, bisa saja memicu klaster baru Covid-19 apabila mereka belum disiplin protokol kesehatan (prokes) dan divaksin.

“Rangkaian proses interaksi ke sekolah sangat berpotensi besar menimbulkan penularan terhadap peserta didik. Mulai dari anak keluar sampai pulang ke rumah,” jelasnya.

Pihaknya menyarankan agar pemerintah tetap fokus lebih dulu menekan angka kasus penularan. Alih-alih hendak membuka sekolah, pemerintah mesti massif melakukan tracing.

“Saran IDI Makassar agar pemerintah fokus nya pada penurunan angka penularan Covid-19 dengan vaksinasi dan memasifkan 3T (testing ,treacing dan treatment). Sehingga bisa positive rate turun,” tutup Anto.(*)


BACA JUGA