FOTO: Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan 'Danny' Pomanto/Senin, 22 Maret 2021/Agung Eka/GOSULSEL.COM

Tracing Covid-19 Door to Door Segera Dimulai, Rumah Bakal Dipasang Garis ‘Polisi’

Jumat, 28 Mei 2021 | 18:21 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar bakal memaksimalkan tracing atau pelacakan Covid-19. Upaya ini dilakukan untuk menekan penularan Covid-19 yang kasusnya masih tinggi.

Disebutkan Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto, upaya memaksimalkan tracing dilakukan berbagai cara. Hal itu merupakan tugas dari tim Covid-19 Hunter yang bakal diluncurkan.

“Terkait Makassar Recover saya akan segera sempurnakan dengan membentuk tim tracing yang selama ini berbasis puskesmas, akan menjadi berbasis kelurahan,” kata Danny, Jumat (28/05/2021).

Covid-19 Hunter akan berkerja secara door to door atau dari rumah ke rumah. Tim ini akan mencari siapa saja yang menjadi suspect sebagai orang yang punya potensi menularkan virus.

Danny menyebut bahwa akan ada pemasangan garis polisi. Ini berlaku di rumah yang menjadi target pelacakan. Dan bakal dilakukan testing terhadap keluarga yang serumah.

Jika satu ditemukan, maka akan langsung ditelusuri. Penelusuran pertama akan dilakukan terhadap keluarganya yang tinggal serumah.

“Kita buat seperti garis polisi. Jadi tidak boleh keluar rumah sebelum semua ditesting. Kalau 30 persen positif maka rumah itu kita lockdown,” ujar Danny.

Opsi lain yang sedang diupayakan adalah mengaktifkan kembali tempat-tempat isolasi. Saat ini, kata Danny, Pemkot bakal menyiapkan surat untuk pembukaan tempat isolasi itu kepada Pemprov Sulsel.

“Saya lagi mau bersurat ke provinsi untuk tempat isolasi itu kita aktifkan kembali sampai betul-betul situasi terkendali,” tukasnya.(*)


BACA JUGA