Ketua ASOBSI, Saharuddin Ridwan (tengah) mendampingi Kepala DLH Makassar, Aryati Puspasari Abady meninjau TPA Tamangapa pasca kebakaran, Kamis (12/08/2021)/Ist

Pasca Kebakaran, Ketua ASOBSI Dampingi Kadis DLH Makassar Tinjau TPA Tamangapa

Jumat, 13 Agustus 2021 | 01:27 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Kebakaran kembali terjadi di Makassar. Setelah di Jalan Muh Tahir, kini terjadi juga di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tamangapa, Kamis (13/08/2021).

Untungnya, kebakaran tak berlangsung lama. Dinas Damkar Makassar dengan cepat melakukan pemadaman dan pendinginan di titik api.

Ketua Asosiasi Bank Sampah Indonesia (ASOBSI), Saharuddin Ridwan turut meninjau ke lokasi kebakaran. Ia mendampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Makassar, Aryati Puspasari Abady.

Sahar menyampaikan bahwa kebakaran tak merambat luas. Sebab, lokasi bermulanya api berada di pinggir TPA Tamangapa.

“Itu berbahaya kalau apinya masuk ke tengah TPA, untung ini berada di pinggir dekat TPA Bintang Lima,” ungkap Sahar.

Sahar menduga kebakaran ini disebabkan gas metan. Sama seperti dua tahun lalu, di mana si jago merah melahap banyak area TPA.

“Ini kan kalau dilihat gas metan yang dibawah sampah. Cuacanya juga disini panas. Kelembapan udaranya ada di 70 sampai 90 persen,” sambung Direktur Operasional (Dirops) Perumda Pasar Makassar Raya ini.

Dari hasil peninjauan, terakhir, ia menilai pengawasan terhadap TPA perlu diperketat. Apalagi, aktivitas di dalam kawasan tersebut ramai dan sampah kian menumpuk.

“Harusnya ada yang selalu mengawasi. Tadi siang itu katanya tidak ada petugas sekitar sini,” tukasnya.(*)


BACA JUGA