Satpol PP menertibkan puluhan lapak pedagang pasar darurat di Kecamatan Rappocini. Tepatnya di Jalan Tamalate 1, depan UNM Sektor Tidung pada Kamis (25/11/2021)/Ist

Satpol PP Makassar Pastikan ‘Sapu Bersih’ PKL Liar di Seluruh Kecamatan

Jumat, 26 November 2021 | 15:41 Wita - Editor: Dilla Bahar - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM – Satpol PP Kota Makassar melalui program Zero PKL akan terus menyasar para pedagang yang berjualan di wilayah terlarang. Sejauh ini sudah ada sekitar 100 lapak yang ditertibkan.

Program ini akan dilakukan di seluruh kecamatan di Kota Makassar secara bertahap. Sejauh ini, operasi itu sudah dimulai di tiga kecamatan, yakni Rappocini, Panakkukang, dan Tamalanrea.

Demikian disampaikan Plt Kepala Satpol PP Kota Makassar, Iqbal Asnan. “Kita akan bergerak di semua kecamatan bertahap,” ungkapnya, Jumat (26/11/2021).

Iqbal mengatakan operasi Zero PKL tidak hanya sekadar penertiban. Melainkan, setelahnya ada upaya pengawasan agar para pedagang tidak lagi berjualan di tempatnya semula.

“Model penertiban seperti kemarin kita tidak pakai lagi. Sekarang, setelah ditertibkan kita bangun posko. Kita jagai. Intinya penertiban konsisten dan berkelanjutan,” tambah Iqbal.

Operasi itu, lanjut Iqbal, merupakan bagian dari instruksi Wali Kota Makassar agar menciptakan Makassar yang nyaman bagi masyakarat. Khususnya menciptakan estetika kota.

“Jadi ada penegasan dari pak Wali Kota ke pemerintah kecamatan. Nah ini kita mendukung penuh dengan mensupport personel, bagaimana mengupayakan Makassar ini jadi zero PKL yang tidak tertib,” ujarnya.

Sebelumnya, Satpol PP menertibkan puluhan lapak pedagang pasar darurat di Kecamatan Rappocini. Tepatnya di Jalan Tamalate I, depan UNM Sektor Tidung pada Kamis (25/11/2021).

Selama ini, para pedagang berjualan di lokasi terlarang, seperti trotoar dan badan jalan. Sehingga, Satpol PP Kota Makassar mengambil upaya pembongkaran yang juga merupakan bagian dari program Zero PKL.

“Ini yang di perumnas tamalate, ada 30 lebih (yang dibongkar),” tutup Iqbal.

Proses penertiban PKL itu berjalan lancar dan tanpa perlawanan. Sebelumnya, petugas memberi waktu pedagang mengemasi barang mereka. (*)


BACA JUGA