Walikota Geram, Ini Pengakuan Dishub Tangani Fenomena Truk Maut

Rabu, 16 Desember 2015 | 11:36 Wita - Editor: Baharuddin - Reporter: Sahrul Ramadhan - GoSulsel.com

Makassar, GoSulsel.com – Maraknya fenomena truk liar yang tidak mentaati aturan sesuai dengan ketentuan Peraturan Walikota (Perwali) hingga mengakibatkan korban jiwa, membuat Wali Kota Makassar Mohammad Ramdan Pomanto geram.

Menanggapi kegeraman Danny, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Makassar mengaku sudah melakukan upaya maksimal terkait pengawasan truk liar yang dianggap melanggar jam operasi.

“Kami dari Dinas Perbungan juga sudah melakukan upaya optimalisasi usaha yang kami katakan senagai yang bertugas dilapangan karena sudah menempatkan posisi posisi anggota dititik titik dimana kita bisa liat disitu masuknya mobil truk yang bertonase 8 ton keatas,” ujar Humas Dishub Kota Makassar, Azis Sila, Rabu (16/12/2015).

Azis menambahkan sudah mengikuti peraturan sesuai dengan perintah yang tertera didalam Perwali Nomor 94 tahun 2013 yang mengatur tentang jam operasi truk dalam kota.

“Namun sebagian dari mobil ini yang kita jagakan yang berbobot 8 ton keatas namun ada juga truk yang sudah menambah kapasitas baknya, itu yang akan diperketat,” tegas Azis.


BACA JUGA