Warga Makassar Kurang Minati Sampah Tukar Beras

Senin, 01 Agustus 2016 | 14:23 Wita - Editor: Baharuddin - Reporter: Aris Taoemesa - GoSulsel.com

Makassar,GoSulsel.com – Program Walikota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto tukar sampah dengan beras ternyata kurang diminati warga. Mereka lebih memilih diuangkan. Hal ini diungkapkan oleh Sekretaris Dinas Kebersihan & Pertamanan (DKP) Kota Makassar, Agus Jaya Sahid, saat ditemui diruangan kerjanya, Senin (1/8/2016).

Agus mengatakan, tidak tertariknya warga menular sampah dengan beras ini, kemungkinan karena masyarakat belum terlalu memahami soal sampah tukar beras.

“Pertukaran Sampah Tukar Beras ada di UPTD kita yang namanya UPTD pemiliahan. Jadi itu mereka sudah mempersiapkan aturan mainnya karena ternyata masyarakat juga belum terlalu memahami ini soal sampah tukar beras ini,” katanya.

Ia mengatakan, bank sampah kurang lebih 300 dan yang mau melakukan sampah tukar beras ini hanya bank sampah pusat yang ada didekat pasar segar. Sampah tukar beras ini sudah ada disiapkan kantongnya dan kantongnya ini yang akan ditukar dengan beras. mekanismenya, bagi masyarakat yang membuang sampahnya di bank sampah akan diberikan beras, namun kebanyakan masyarakat maunya diuangkan saja.



Lebih lanjut, Agus mengatakan, walaupun sampah tukar beras tidaklah disukai oleh masyarakat, namun dengan menjual sampah mereka ke bank sampah, mereka bisa menabung layaknya nasabah bank pada umumnya sehingga bisa memberikan motivasi untuktidak membuang sampah sembarangan.

Halaman:

BACA JUGA