#

Kenaikan Tunjangan Kades, Ketua DPRD Takalar: Legislator Jangan Pura-pura Bodoh

Selasa, 08 November 2016 | 14:30 Wita - Editor: Irfan Wahab - Reporter: Citizen Reporter

Takalar, GoSulsel.com – Polemik kenaikan tunjangan Kepala Desa dan perangkatnya semakin panjang. Diawali program unggulan calon Bupati Takalar, Syamsari Kitta, yang berjanji akan menaikkan tunjangan para Kades sebesar 100%.

Hal ini kemudian dianggap juru bicara calon Bupati Petahana, Makmur Mustakim yang menilai program itu sudah disepakati Eksekutif dan Legislatif dalam forum Rapat Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) bahwa tahun 2017 tunjangan kades akan dinaikkan.

pt-vale-indonesia

“Itu amanat UU Desa. Kita (eksekutif-legislatif) sepakat menjalankan tahun 2017,” jelas Makmur yang juga anggota Badan Anggaran DPRD Takalar.

Hal ini kemudian, dibantah legislator Takalar asal PKS, Sulaiman Rate. “Itu pembohongan publik. Belum ada pembahasan di DPRD soal itu,” bantah Sulaiman.

Polemik ini memaksa ketua DPRD Takalar, Jabir Bonto untuk angkat bicara. “Memang belum dibahas di APBD 2017. Kan belum diserahkan rancangannya. Tapi Rapat Kerja Pemerintahan Daerah (RKPD) itu tahapan menuju penyusunan anggaran. Memang mereka belum tahu. Atau mungkin pura-pura bodoh,” ujar Haji Bonto, sapaannya, Selasa (8/11/2016).

Halaman:

BACA JUGA