Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Sulsel, IYL-Cakka mendaftar di KPU Sulsel, Jl AP Pettarani Makassar/Rabu, 10 Januari 2018/Dhin Fathul Munir/Gosulsel.com
#

Cakka: “Kalau Ada Suara Rakyat Dibegal Maka Dia Adalah Manusia Pengecut”

Rabu, 10 Januari 2018 | 12:01 Wita - Editor: Irwan Idris - Reporter: Muhammad Fardi - GoSulsel.com

Makassar, Gosulsel.com – Setelah menyerahkan berkas pencalonan dan dinyatakan memenuhi syarat oleh KPU Sulsel, Bakal pasangan calon (Bapaslon) Gubernur Sulsel, Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar (IYL-Cakka) menyempatkan diri untuk menyapa ribuan pendukungnya yang berada di sekitaran Kantor KPU Sulsel, Jln AP Pettarani, Makassar, Rabu (10/1/2018).

Bersama pimpinan partai politik dan tim inti, IYL dan Cakka naik ke mobil komando untuk menyapa ribuan pendukungnya. Baru mengucapkan salam pembuka, pasangan ini disambut teriakan “Rakyat bersatu tak bisa terkalahkan” oleh pendukung.

“Kita kembali ke rumah mudah-mudahan sampai di rumah dengan selamat dan tidak terjadi ada-apa,” kata Ichsan.

Dia pun menyampaikan kepada semua pendukungnya untuk tetap menjaga silaturahmi, serta mengajak masyarakat untuk memenangkan Punggawa Macakka.



“Dan kalau kita dijalan, sapalah rakyat, dan mengajak bersama-sama Kita Punggawa,” tuturnya.

Sementara itu, Cakka menyampaikan ucapan terimakasih yang tak terhingga kepada seluruh pendukunganya yang datang dari 24 Kabupaten/Kota se-Sulsel.

“Saya hanya ingin meyampaikan ucapan terimaksih kepada bapak/ibu sekalian. Yang berada di seluruh Kabupaten/Kota se-Sulsel. Hari ini kita lengkap di 24 Kabupaten/Kota,” kata Bupati Luwu dua periode ini.

Dia menegaskan, pejuang Punggawa Macakka tidak pernah takut. Sebagai pendukung koalisi rakyat, hanya ada satu suara yang mengantar IYL-Cakka, yakni suara rakyat.

“Kalau ada suara rakyat dibegal maka dia adalah manusia pengecut. Mau jadi pengecut?,” tanya Cakka, disambut “Tidak. Tetap Punggawa Macakka” oleh para pendukungnya.

“Jiwa pejuang hanya takut pada Allah SWT. Karena pejuang punya komitmen, pejuang punya jadi diri,” tuturnya.

Dia pun mengatakan, bersama rakyat, partai pendukung, keluarga beserta relawan tidak akan pernah takut dengan tekanan. “Di mana kita berada, pasti ada getaran cinta di dalam diri kita,” tandasnya.(*)


BACA JUGA