Banyak konstruksi Gagal, Dinas Bina Marga Wajibkan Tenaga Ahli Hingga Mandor Bersertifikasi

Kamis, 05 April 2018 | 11:24 Wita - Editor: Irwan AR - Reporter: Junaid - Gosulsel.com

Makassar, Gosulsel.com – Kepala Bidang Pemeliharaan jalan dan jembatan Dinas Bina Marga Provinsi Sulawesi Selatan, Ir. H. Muhammad Arifin, MT, mengungkapkan bahwa banyak konstruksi yang gagal.

Oleh karena itu, berharap kedepannya semua tenaga ahli, mandor maupun tukang harus bersertifikasi.

“Kewajiban kita sertifikasi semua tenaga ahli, tukang dan mandor,” ujar Muhammad Arifin saat memberikan kata sambutan menwakili Kepala Dinas, pada Sosialisasi pemanfaatan mobile training unit (MTU) dan pengembangan teknologi jalan dan jembatan pada lingkup Provinsi Sulawesi Selatan. Kamis (5/4/2018).

Ini sesuai dengan Undang-undang Nomor 2 tahun 2017 tentang jasa konstruksi, yaitu Mewujudkan jaminan mutu penyelenggaraan jasa konstruksi yang sejalan dengan nilai-nilai keamanan, keselamatan, kesehatan, dan keberlanjutan (K4).

Serta pasal 70 tentang Sertifikasi Komptensi Kerja “Setiap tenag kerja konstruksi yang bekerja di bidang Jasa Konstruksi wajib memiliki Sertifikasi Komptensi Kerja,”.

Ketua panitia, Kamal,ST mengungkapkan bahwa kegiatan ini dilaksanakan untuk memberi pemahaman tentang pemanfaatan teknologi mobile training unit.

“Pertemuan pada hari ini dalam rangka memberi pemahaman dan pengetahuan tentang pemanfaat teknologi mobile training unit sebagai wujud oercepatan pembangunan konstruksi di Sulawesi Selatan,” ungkapnya

Kegitan yang dilaksanakan di Hotel d’Maleo ini dihadiri sekitar 40-an peserta yang terdiri dari ketua tim pembina jasa konstruksi provinsi Sulawesi Selatan, lingkup Dinas PU Bina Marga dan para kepala OPD.(*)


BACA JUGA