Sering Terjadi Longsor, Begini Cara Dinas Bina Marga Sulsel Mengatasinya

Jumat, 27 Juli 2018 | 22:06 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Junaid - Gosulsel.com

Gowa, Gosulsel.com — Jalan ruas Sapaya menuju Malakaji merupakan salah satu ruas jalan provinsi Sulawesi Selatan yang cukup rawan terjadi longsor seperti yang terjadi beberapa waktu lalu di kilometer 85.

Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Dinas Bina Marga Sulsel, Armin menjelaskan bahwa untuk mengatasi titik rawan longsor yang terjadi di kilometer 85, pihaknya membuat penahan agar tanah tidak bergeser yang oleh Armin disebut sebagai turap bambu.

“Ini untuk stabilitas lereng, kalau kita lihat kondisinya dan kemiringan tanahnya, ini tidak memungkinkan untuk kita pasangi batu,” katanya, Jumat (27/7/2018).

Selain itu, Armin juga menjelaskan bahwa pembuatan turap yang terbuat dari bambu tersebut dapat mengurangi pembiayaan juga dapat mengembalikan kondisi tanah.

“Beberapa waktu lalu kita sudah sempat menimbun pinggir jalan tersebut dengan drum yang berisi tanah dan tumpukan karung, tapi pas turun hujan terbongkar lagi,” lanjutnya.

“Jadi nanti, ini kita akan tanami rumput gajah dan bambu sebagai penahan, kan amanmi kalau begitu,” tandasnya.(*)


BACA JUGA