Ketua Komisi II DPRD Sinjai, Abdul Salam Dg. Sibali (pegang mic) saat RDP dengan peternak, Jumat (11/1/2019)/INT

Rapat dengan Peternak, Legislator DPRD Sinjai Ini Bilang Jangan Pilih Jokowi

Jumat, 11 Januari 2019 | 18:34 Wita - Editor: Irwan Idris - Kontributor: Izhar - Gosulsel.com

SINJAI, GOSULSEL.COM — Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Sinjai Abdul Salam Dg. Sibali menyebut, karut marut bantuan ternak ayam dari Kementerian Pertanian berpangkal dari kesalahan koordinasi pusat dan daerah penerima bantuan.

Hal itu diutarakan Abd. Salam Dg. Sibali, di tengah Rapat Dengar Pendapat (RDP) permasalahan bantuan ternak ayam dari kementerian yang diduga merugikan masyarakat Sinjai, Jumat (11/1/2019) pagi.

Rapat berlangsung di Ruang Komisi II Kantor DPRD Sinjai, dihadiri perwakilan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Sinjai, Penyuluh Peternakan, Ketua Asosiasi Peternakan, dan Peternak penerima bantuan.

Abd. Salam Dg. Sibali mengatakan dengan tegas bahwa permasalahan tersebut menyangkut program kerja pusat yang harus diselesaikan juga di pusat. Permasalahan ternak ini, katanya, adalah kesalahan dari pihak kementerian yang berada dalam kabinet pimpinan Presiden Jokowi.



“Kenapa saya hadir di rapat ini karena saya yakin, persoalan ini nanti ribut. Ini kesalahan Kementerian, jadi janganmi pilih Jokowi,” tegas legislator PKS itu.

Diapun berjanji akan segera melakukan koordinasi dengan pihak kementerian untuk menyelesaikan persoalan ternak ayam di Sinjai.

“Tidak usahmi kita saling menyalahkan, persoalan ini secepatnya akan kami bawa ke pusat. Saya ingin persoalan ini tuntas dan ada solusi yang tidak merugikan salah satu pihak,” terangnya.

Sementara itu, Penyuluh Peternakan Kecamatan Sinjai Timur, Syamsul Bachri berucap “Kesalahan ini hanya miskomunikasi, dimana peternak dan pihak rekanan dalam proses pemeliharaan ayam. Kami sebagai petugas peternakan di kecamatan hanya membantu di cara pemeliharaan ayam dengan baik, terkait teknisnya, itu pihak peternak dan rekanan,” ucap Syamsul.(*)


BACA JUGA