Kepala BPBD Bulukumba, Akrim Andi Amir
#

BPBD Petakan Empat Zona Daerah Rawan Bencana di Bulukumba

Kamis, 31 Januari 2019 | 11:22 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Kontributor: Asmaun - Gosulsel.com

BULUKUMBA, GOSULSEL.COM — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), telah memetakan daerah rawan bencana di Kabupaten Bulukumba. Kepala BPBD Bulukumba, Akrim Andi Amir, menyebutkan ada empat bencana alam yang kerap terjadi di daerah ini seperti, tanah longsor, banjir, abrasi pantai dan angin kencang. 

Menurut Akrim, “Jadi berdasarkan pemetaan kami ada empat wilayah atau kecamatan yang sering terjadi bencana. Daerah yang menjadi titik rawan bencana adalah Kecamatan Kindang, Ujung Bulu, Gantanrang dan Kecamatan Ujung Loe,” ungkap Akrim Amir di kantornya, Kamis (31/1/2019).

Akrim memaparkan, Kecamatan Kindang merupakan dataran tinggi atau daerah pegunungan sehingga kerap berpotensi terjadi tanah longsor dan angin kencang.

Sedangkan Kecamatan Ujungbulu, Ujung Loe dan sebagaian Kecamatan Gantarang adalah dataran rendah sehingga sangat berpotensi menjadi daerah yang rawan banjir.



Bahkan Kecamatan Gantarang, Ujung Loe, Bonto Bahari, Kajang, Ujung Bulu, lanjutnya, merupakan kecamatan yang memiliki pantai sehingga rawan abrasi, juga berpotensi angin kencang termasuk di semua wilayah di Bulukumba.

Atas kondisi ini, BPBD Bulukumba tak henti-hentinya mengimbau masyarakat melalui radio, media online dan spanduk, serta melakukan persuratan pada camat disampaikan ke pihak Desa dan Kelurahan. Tujuannya sebagai upaya dini dan tanggap bencana.

“Kami juga sudah menyiapkan relawan BPBD di masing-masing kecamatan yang direkomendasikan pihak kecamatan sebanyak 3 orang. Relawan diberikan pemahaman tentang bencana dan melakukan pengawasan serta pemantauan,” ujarnya.

Selain itu, BPBD juga akan memaksimalkan peralatan dan sumber daya anggota serta peran masyarakat dan ormas dalam bergerak untuk penanganan bencana. Ini optimalkan karena Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD hanya berjumlah 30 orang.(*)


BACA JUGA