PT. Makassar Tene menggelar kegiatan aksi donor darah bersama seluruh karyawan di Kantor PT Makassar Tene, Jl Ir Sutami, Rabu (15/1/2020)

Ketua PMI Makassar Apresiasi Gerakan Aksi Sosial Donor Darah PT Makassar Tene

Rabu, 15 Januari 2020 | 16:02 Wita - Editor: Andi Nita Purnama -

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — PT. Makassar Tene menggelar kegiatan aksi donor darah bersama seluruh karyawan di Kantor PT Makassar Tene, Jl Ir Sutami, Rabu (15/1/2020).

Gerakan aksi kemanusian kembali digalakkan oleh perusahaan lokal. Aksi sosial donor darah ini merupakan agenda rutin yang selalu dilaksanakan dan menjadi hal yang wajib.

“Kami komitmen untuk gerakan sosial seperti ini, dan salah satu bentuknya adalah donor darah yang kami kerjasamakan dengan PMI Kota Makassar,” tutur Muh. Tahir, selaku penanggung jawab kegiatan donor darah tersebut.

Dia mengatakan bahwa kegiatan donor tersebut diikuti oleh seluruh karyawan PT. Makassar Tene, dan harapannya agar menjadi gerakan aksi sosial masif yang akan menjadi kebiasaan pada setiap individu karyawan. Selain Gerak bersama juga membentuk sikap Sosial pada karyawan.



Sementara Deng Ical sapaan akrab Ketua PMI Kota Makassar, menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh direksi PT Makassar Tene karena telah turut mengambil bagian dalam gerakan aksi sosial donor darah.

“PT Makassar Tene ini merupakan perusahaan lokal yang selalu bersinergi dengan PMI dalam kegiatan aksi donor darah. Oleh karna itu, kami sangat berterima kasih atas terlaksananya kegiatan yang terlihat kecil namun manfaatnya begitu besar untuk orang banyak,” ucapnya.

Menurutnya, selain mendonor, kegiatan ini juga menjadi bahan input terhadap perusahaan terkait kondisi setiap karyawan yang melakukan donor darah.

“Jadi kegiatan ini bukan hanya sekedar gerakan donor darah saja, tapi juga bisa menjadi deteksi dini pada karyawan tentang adanya penyakit dalam diri mereka” ujar pria yang dikenal ramah dan murah senyum ini.

“Jadi kegiatan ini juga sangat bermanfaat untuk perusahaan dan menjadi rekomendasi khusus pada setiap perusahaan karena karyawan yang bekerja ditempat ini semuanya lokal jadi ini juga menjadi informasi dalam melakukan pekerjaannya, contohnya ketika perusahaan meminta untuk bekerja lembur maka seharusnya rekomendasi ini akan menjadi acuan untuk melakukan aktivitas pekerjaannya, apakah karyawan dalam kondisi sehat atau tidak? Jadi inilah yang menjadi input utamanya,” tutup deng Ical.(*)


BACA JUGA