Warga Desa Borisallo, Kecamatan Parangloe, Gowa yang melaksanakan salat teraweh di Pasar Bontojai, Jumat (24/4/2020) malam

Masjid Ditutup, Warga Borisallo Nekat Salat Teraweh di Pasar

Sabtu, 25 April 2020 | 12:57 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Rusli - GoCakrawala

GOWA, GOSULSEL.COM — Imbauan agar beribadah di rumah saja karena menghindari virus Corona masih belum sepenuhnya dipatuhi. 

Masih ada warga yang berkumpul dan melaksanakan salat berjamaah di luar rumah. Contohnya saja di Desa Borisallo, Kecamatan Parangloe, Gowa. 

Saat masjid ditutup, sebagian warga disana nekat menjadikan Pasar Bontojai sebagai tempat salat teraweh, Jumat, 24 April 2020 malam tadi. 

Salat teraweh itu diikuti oleh puluhan warga. Baik laki-laki maupun perempuan. Mereka melaksanakan salat teraweh dengan khusyuk. Safnya pun keliatan sangat rapat. Tidak jaga jarak seperti yang dianjurkan pemerintah. 



“Kami salat teraweh di Pasar Bontojai karena dilarang di masjid. Yang imam Daeng Ngawing,” tutur salah seorang warga bernama Sul. 

Terpisah, Kapolsek Parangloe, Iptu Kasmawati saat dikonfirmasi Go Cakrawala mengaku langsung menyikapi hal ini. Warga Borisallo yang diketahui salat teraweh di Pasar Bontojai telah didatangi dan ditegur.

“Polisi sudah tegur. Saya bersama anggota turun langsung menemui mereka agar mengikuti imbauan pemerintah,” ujar Kasmawati.

Eks Kapolsek Manuju itu juga akan terus meningkatkan patroli keliling selama Ramadan. Selain mengawasi kerumunan, juga sekaligus mengantisipasi kegiatan yang berpotensi mengganggu ketentraman warga, seperti balapan liar.(*)


BACA JUGA