ilustrasi

Akibat Merosot 30 Persen, PD Parkir Makassar Siap Kembali Genjot Pemasukan

Jumat, 19 Juni 2020 | 19:17 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Perusahaan Daerah (PD) Parkir Makassar Raya berupaya untuk meningkatkan pendapat. Hingga akhir tahun nanti, pihaknya bakal terus mengejar target.

Sebelumnya, sejak Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) berlaku di Makassar hingga berakhirnya penerapan ini, pendapatan PD Parkir merosot. 

Hal ini diungkapkan oleh Direktur Utama (Dirut) Parkir Makassar Raya, Irham Syah Gaffar. Ia mengatakan, jika kemarin realisasinya hanya berkisar 20 hingga 30 persen dalam sebulan. 

Namun, dengan dibukanya aktivitas ekonomi, PD Parkir mulai bergairah. Pendapatan disebut meningkat sampai 70 persen. 



“Selama dua bulan kemarin pendapatan kita anjlok di posisi 20% sampai 30%. Tapi alhamdulillah sekarang sudah 60% sampai 70%,” kata Irham, Jumat (19/6/2020).

Adapun sumber pendapatan parkir, yakni dari parkir tepi jalan umum, parkir layanan bulanan, dan parkir komersil. Hingga kini, realisasinya sudah mencapai 200 juta per bulan khusus parkir tepi jalan umum.

Begitu pula dengan parkir layanan bulanan. Dimana pihaknya menyasar pusat pertokoan dan perkantoran yang sudah menyentuh angka 50 hingga 60 persen.

“Khusus komersil itu yang di perbatasan kota pendapatan kita bisa Rp7 juta hingga Rp8 juta per hari,” ucapnya.

Sedangkan parkir insidentil yang juga salah satu sumber pendapatan PD Parkir diakui Irham tidak berjalan selama pandemi. Alasannya, aktivitas hiburan hingga sosial budaya seperti event dan pesta pernikahan tidak diperbolehkan. 

Meski mengejar pendapatan, namun penataan parkir tidak dikesampingkan. Ia pun mengimbau jukir untuk melakukan penataan parkir di lapangan sehingga pengguna jasa parkir bisa terlayani dengan baik.

Termasuk mengimbau jukir untuk selalu mengikuti protokol kesehatan baik jukir maupun pengguna jasa parkir. Seperti menggunakan masker, rajin cuci tangan dan tetap jaga jarak.(*)


BACA JUGA