FISIP Unhas menggelar P2KMB di Aula Prof Dr Syukur Abdullah, Selasa (08/09/2020).

Digelar Virtual, 596 Mahasiswa Baru Ikuti P2KMB FISIP Unhas

Selasa, 08 September 2020 | 21:35 Wita - Editor: Dilla Bahar - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM – Sebanyak 596 mahasiswa baru (Maba) mengikuti Pembinaan dan Pengembangan Karakter Mahasiswa Baru (P2KMB) Fakultas Ilmu dan Sosial Politik (FISIP) Unhas. Kegiatan yang digelar secara virtual ini berlangsung di Aula Prof Dr Syukur Abdullah pada 8 dan 9 September.

Ketua Panitia P2KMB FISIP, Adnan Nasution mengungkapkan jika kegiatan ini digelar secara daring mengingat pandemi Covid-19 masih merebak di Makassar. Olehnya, kebijakan pemerintah mengenai penerapan protokol kesehatan mesti diterapkan.

“Berbeda tahun sebelumnya di mana tahun ini kita lakukan tidak secara langsung atau luring. Tetapi secara pembelajaran jarak jauh,” ungkap Adnan saat dihubungi, Selasa (08/09/2020).

Ia juga menjelaskan bahwa ada tiga media yang bisa diakses oleh para mahasiswa untuk mengikuti kegiatan ini. Diantaranya, Zoom, Facebook dan YouTube.  



“Mereka mengikuti ini dengan tiga media yang digunakan yaitu Zoom, Facebook, dan YouTube. Itulah yang menjadi pembeda,” lanjut Dosen Ilmu Administrasi Negara FISIP Unhas ini.

Sementara itu, P2KMB ini disuguhi oleh beberapa materi menarik. Seperti pengenalan kampus, mutu FISIP, UKM atau organisasi, dan soal alumni.

Kendati digelar secara virtual, Adnan mengatakan, bahwa maba tetap serius dalam mengikuti kegiatan tersebut. Terlebih, pemateri yang dihadirkan merupakan tokoh yang sudah banyak dikenal masyarakat.

“Pemateri ada yang hadir secara langsung dan ada yang di tempat lain, diantaranya Ketua IKA itu secara pembelajaran daring dari Bupati Bone, bapak Fashar Padjalangi, menyampaikan materinya dari Bone,” kata Adnan.

“Dan beberapa materi dari pemateri yang tidak juga langsung dari sini. Tapi mahasiswa tetap menerima materi itu dengan seksama,” sambungnya.

Adapun 596 Maba yang ikuti dalam P2KMB ini masing-masing terdiri dari 7 program studi (Prodi). Diantaranya, Ilmu Administrasi Publik sebanyak 94), Ilmu Komunikasi yakni 105, Sosiologi sebanyak 66, Ilmu Politik berjumlah 75, Ilmu Pemerintahan yakni 76), Hubungan internasional sebanyak 132, dan Antropologi berjumlah 62 mahasiswa. (*)


BACA JUGA