Pemerhati Lingkungan Maros Minta Dinas Pertambangan Tindak Penambang Pasir

Senin, 13 Juni 2016 | 23:49 Wita - Editor: Irwan Idris -

Maros, GoSulsel.com — Pengerukan pasir yang terjadi di sungai Pattontongang, Kecamatan Tanralili, Kabupaten Maros meresahkan warga. Pasalnya, penambangan tersebut mengakibatkan para pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) yang ada di perumahan kesulitan untuk mendapatkan air beberapa hari ini.

Hal itu membuat pemerhati lingkungan yang ada di Maros berang. Pasalnya, kebutuhan warga terhadap air di bulan Ramadan itu sangat penting, dibandingkan dengan aktifitas penambang pasir.

Direktur Lembaga Bumi Mentari, Ilham Lahiya saat ditemui, senin (13/6) mengatakan bahwa seharusnya PDAM, Dinas Pertambangan serta Dinas terkait lainnya, memberikan solusi terkait penambang pasir di Pattontongang yang mengakibatkan permukaan air menurun.

“Selama ini apa kerjanya dinas pertambangan. Warga menjerit kekurangan air akibat tambang, tapi dia malah diam. Segera lakukan peninjauan lapangan,” ujarnya.

Ilham juga meminta Dinas Pertambangan untuk melakukan pengawasan yang baik dan benar terhadap pelaku penambang pasir, agar tidak menimbulkan intensitas dampak yang dapat merugikan banyak orang.

“Dinas Pertambangan harus turun untuk menindak penambang pasir, dimana bukan cuman hari ini mereka meresahkan warga. Bukan cuman itu, giat dari penambang juga mengakibatkan erosi terhadap sungai,” tambahnya.

Halaman:

BACA JUGA