Pengidap HIV/AIDS di Sinjai Meningkat Drastis Delapan Tahun Terakhir

Minggu, 02 Desember 2018 | 12:07 Wita - Editor: Irwan Idris - Kontributor: Izhar - Gosulsel.com

Untuk kasus penderita HIV/AIDS di Kabupaten Sinjai berdasar usia, pada tahun 2015 – November 2018 yakni laki-laki mencapai 67% dan Perempuan sebesar 33%.

Berdasarkan faktor resiko kasus HIV/AIDS ditahun 2015 – November 2018, dititikberatkan pada 4 poin yakni, lelaki seks lelaki (homoseksual) 24%, pelanggan pekerja seks 45%, dan pasangan resti 24%, juga waria 9%.

pt-vale-indonesia

Sedangkan untuk distribusi penderita HIV/AIDS menurut tempat, pada tahun 2015 hingga November 2018, di Sinjai Utara mencapai 22% dan Sinjai Selatan 17%.

Untuk kecamatan Sinjai Timur mencapai 7%, Sinjai Tengah 8%, kemudian di Tellulimpoe 6%, Bulupoddo 4%, Kecamatan Pulau IX 2%, Sinjai Borong 3%, dan yang terjadi di luar daerah mencapai 30%.

“Langkah penanggulangan yang dilakukan yaitu, peningkatan jumlah orang yang dites terutama populasi kunci seperti nelayan, waria, ibu hamil dan homo seksual,” kata dr. Dede.

Situasi penderita HIV/AIDS di Kabupaten Sinjai pada tahun 2011 – November 2018 ada yang Berobat 45% dan ada juga yang meninggal dunia mencapai 40%.

Selain itu, ada pula yang tidak diketahui mencapai 11% serta ODHA mendapatkan PP INH 21%, Profilaksi Pasca Pajanan 1%, ada pula Lost To Follow Up 5%, Pindahan 5%, dan yang Belum Memulai Pengobatan 3%, Ibu Hamil On Arv 1%, kemudian TB HIV 12%.

“Untuk memastikan semua hasil tes HIV yang positif dirujuk ke layanan PDP untuk menerima pengobatan ART di RSUD Sinjai dan Puskesmas Samaenre,” kuncinya.(*)

Halaman:

BACA JUGA